Inovasi Pertukaran Rekam Medis Elektronik dengan Kartu Kesehatan Jamaah Haji Elektronik – Informatika Kesehatan Healthcare IT News

Inovasi Pertukaran Rekam Medis Elektronik dengan Kartu Kesehatan Jamaah Haji Elektronik

Kementerian Kesehatan kembali membuat terobosan baru dengan meluncurkan Kartu Kesehatan Jamaah Haji Elektronik. Kartu Kesehatan Jamaah Haji Elektronik merupakan kartu yang memuat data kesehatan haji dari awal sampai akhir. Menariknya, Kartu Kesehatan Jamaah Haji Elektronik merupakan inovasi teknologi informasi dengan menggunakan strategi Pertukaran Rekam Medis Elektronik.

Bagaimana prosesnya?Mari kita simak bersama

Kartu Kesehatan Jamaah Haji  Elektronik

Sejak tanggal 7 Februari 2018, Kementerian Kesehatan telah menetapkan surat edaran mengenai penggunaan Kartu Kesehatan Jamaah Haji sebagai bentuk implementasi data kesehatan jamaah haji bertabasis IT.

Kartu Kesehatan Jamaah Haji  Elektronik merupakan kartu elektronik yang memuat data kesehatan haji dari awal sampai akhir. Mulai dari pembinaan, pelayanan dan perlindungan jamaah haji, termasuk hasil pemeriksaan kesehatan.

Pasalnya, Kartu Kesehatan Jamaah Haji  Elektronik berisi mengenai data kesehatan jamaah haji mulai dari awal pemeriksaan utama dari tingkat puskesmas untuk mendeteksi risiko kesehatan, dilanjutkan dengan pemeriksaan kedua untuk penentuan istithaah dengan kriteria memenuhi syarat, memenuhi syarat dengan pendampingan, tidak memenuhi syarat untuk sementara dan tidak memenuhi syarat. Selanjutnya untuk pemeriksaan ketiga yang dilakukan di embarkasi bidang kesehatan untuk menentukan status layak terbang.

Menurut Dr. dr.Eka Jusup Singka, M.Sc  selaku Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, kartu tersebut berisi data yang merupakan penyederhanaan pencatatan dan pelaporan hasil pemeriksaan dan pembinaan kesehatan jamaah haji dalam Buku Kesehatan Jamaah Haji dengan memanfaatkan tools SISKOHATKES.

Sejak tahun 2018, implementasi penggunaan Kartu Kesehatan Jamaah Haji (KKJH) telah digunakan di 8 provinsi yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera Selatan dan  Sulawesi Selatan. Proses ini diawali dengan distribusi kartu ke Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten.

Beberapa informasi yang ditampilkan dalam Kartu Kesehatan Jamaah Haji (KKJH) adalah nama jamaah haji, slof foto, dan barcode.

Contoh KKHJ,  Sumber: Kemenkes RI

 

Namun demikian, Kartu Kesehatan Jamaah Haji elektronik tidak hanya berisi mengenai informasi kesehatan tetapi dilengkapi dengan informasi mengenai identitas jamaah yang meliputi nama, foto dan nomor kursi

Sistem Komputerisasi Haji Terpadu bidang Kesehatan  (SISKOHATKES)

Related Posts

Tuntaskan Malaria dengan Supertext

Supertext adalah sebuah aplikasi yang menawarkan kemudahan pengguna Chat di grup dengan atau tanpa aplikasi Satu-satunya aplikasi kirim…

Informatika Kesehatan

Informatika kesehatan adalah disiplin yang berkaitan erat dengan pemanfaatan komputer dan teknologi komunikasi di bidang kedokteran. Edward H.…

Memperkuat Sistem Informasi Kesehatan (SIK) dengan DHIS2

Keberadaan sistem informasi kesehatan (SIK) sebagai salah satu subsistem dalam sistem kesehatan sangatlah penting. Melalui SIK yang handal, proses…

Aplikasi Sistem Komputerisasi Haji Terpadu bidang Kesehatan atau lebih dikenal dengan SISKOHATAKES adalah aplikasi berbasis web yang dikembangkan untuk penginputan data mengenai semua informasi kesehatan jemaah haji yang diadopsi berdasarkan Buku Kesehatan Jemaah Haji

Data dan informasi yang dikoleksi dalam aplikasi ini terdiri dari data identitas jemaah, dokter pemeriksa di puskesmas, nama puskesmas, dokter rujukan, tempat pemeriksaan rujukan, riwayat kesehatan, hasil laboratorium, diagnosa, kategori, dsb.

Melihat perkembangan teknologi yang semakin pesat, aplikasi SISKOHATKES juga dirancang berbasis mobile untuk memudahkan petugas TKHI (Kloter) untuk menyampaikan pelaporan kegiatan pelayanan selama masa perjalanan haji.

Sejak diluncurkan pada tahun 2013 lalu, jumlah pengunduh aplikasi SISKOHATKES sudah  mencapai 5000 lebih penggunduh.

Aplikasi SISKOHATKES. Sumber: https://apkpure.com/id/siskohatkes/com.tigabelas.siskohatkes3

 

Pertukaran Rekam Medis Elektronik

Melihat antusias kebutuhan jemaah haji yang semakin tinggi akan kesehatan, Kementerian Kesehatan kemudian mengembangkan inovasi teknologi dengan mencoba melakukan pertukaran informasi rekam medis elektronik dari aplikasi SISKOHATKES ke aplikasi Kartu Kesehatan Jamaah Haji Elektronik.

Sejauh ini, Kartu Kesehatan Jamaah Haji Elektronik dikembangkan melalui pertukaran rekam medis elektronik dari aplikasi SISKOHATNES melalui data hasil pemeriksaan kesehatan tahap pertama dan tahap kedua dalam aplikasi SISKOHATNES.

Melalui kolaborasi yang apik SISKOHATNES dan KKJH, menghasilkan aplikasi yang mempermudah pekerjaan petugas kesehatan puskesmas karena tidak lagi mencetak kartu hasil pemerikasaan, dan hanya cukup menginput data pemerikasaan dan pembinaan kesehatan dengan lengkap dan benar di aplikasi SISKOHATNES

Kemudahan lain yang ditawarkan dalam aplikasi KKJH adalah data kesehatan dari aplikasi SISKOHATNES yang telah diinput oleh petugas kesehatan dapat ditampilkan dengan melakukan scan pada barcode dengan menggunakan kamera pada handphone atau barcode scaner pada gadget atau device yang telah diinstal aplikasi SISKOHATNES mobile.

Jamaah Haji juga dimanjakan dengan kemudahan dalam mengakses data melalui handphone yang dilengkapi dengan fasilitas NFC (near field communication) yang telah diinstal aplikasi SISKOHATNES mobile.

Proses pertukaan informasi rekam medis merupakan salah satu terobosan inovatif yang pernah dilakukan oleh Kementerian Kesehatan melalui aplikasi KKJH. Berawal dari aplikasi KKJH, diharapkan untuk proses pengembangan selanjutnya, Kemeterian Kesehatan mampu melakukan tranformasi inovatif dengan melakukan interoperabel dan integrasi data kesehatan lainnya dengan tetap memperhatikan standarisasi, regulasi dan komitmen dari berbagai organisasi.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.